Bagansiapiapi

Ibu kota Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Kota nelayan strategis di pesisir Sumatera dekat Selat Malaka, dikenal melalui Festival Bakar Tongkang, sejarah perikanan dunia, serta perpaduan budaya Tionghoa–Melayu.

📍 Lokasi Strategis

Terletak di muara Sungai Rokan, menjadikan Bagansiapiapi jalur perdagangan dan pelayaran penting di pantai timur Sumatera.

🎎 Budaya & Festival

Festival Bakar Tongkang menjadi simbol kuat sejarah migrasi dan budaya Tionghoa–Melayu yang hidup hingga kini.

🐟 Kota Ikan

Pernah menjadi salah satu penghasil ikan terbesar di dunia pada era 1980-an, membentuk identitas kota nelayan.

🌴 Wisata Kota

Transformasi kota menghadirkan destinasi seperti Hutan Kota dan Jembatan Pedamaran.

Sejarah dan Asal Nama

Nama Bagansiapiapi berasal dari kata bagan (rumah atau alat nelayan) dan api-api (pohon mangrove yang tampak berpendar di malam hari). Versi lain menyebutkan keterkaitan dengan sejarah kedatangan masyarakat Tionghoa dari Songkhla. Kota ini resmi menjadi ibu kota Kabupaten Rokan Hilir pada tahun 2008.

Budaya dan Festival

Bagansiapiapi memiliki sejarah kuat komunitas Tionghoa. Festival Bakar Tongkang yang digelar setiap bulan Juni menjadi ritual tahunan untuk menghormati leluhur dan menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Tempat Wisata dan Daya Tarik

Kondisi dan Perkembangan Kota

Aktivitas perikanan yang dahulu sangat ramai kini menurun akibat sedimentasi Sungai Rokan dan praktik penangkapan ikan masa lalu. Namun, sektor pariwisata dan pembangunan infrastruktur terus berkembang, membawa wajah baru bagi Bagansiapiapi.