Sekilas tentang profile kota Bagansiapiapi dan sekitarnya.
Kenali BON lebih dekat
Butuh bantuan ?

 

  • Group BON @ facebook
  • Gallery
  • kongkow
  • event
    
 

FORUM : IPTek & Hobby Kedokteran & Kesehatan

 Topic umum : Sharing penyakit jantung
    Share


Moderator : MonMon,

Topic Created : 25.Mar.2009 10:06    View : 7418    



BON Admin.
[VM]
Jakarta

Total post : 2816

kisah Seorang Istri Yang Suaminya Terkena Serangan Jantung....

ini ada cerIita/kisah nyata (PENGALAMAN PRIBADI) yang mungkin akan menjadi hikmah dan pelajaran bagi kita semua.

Tanggal 29 April 2006:
malam kira-kira jam 21.00 setelah makan malam.
Suamiku merasa tidak enak badan. Masuk angin di sekitar perut dan punggung.. seperti terasa ditusuk2... rahang terasa agak kaku, mulut agak asam ... minta dibikinkan air jahe hangat.. minum lalu tidur.

Tanggal 30 April:
Bangun tidur... pagi sholat subuh dan bilang badannya udah enakan mau ke kantor,,,
Malam hari di jam yang sama seperti sebelumnya merasakan hal yang sama kembali seperti malam sebelumnya, dibikinkan jahe hangat kembali dan dipaksa tidur..
Tengah malam sekitar pukul 01.00 dinihari keluar keringat banyak dibadan. Yang ada dibenak saya dan suami mungkin angin sudah keluar, makanya badan enakan.

Tanggal 1 Mei 2006
(PERISTIWA PENTING DALAM KEHIDUPAN KELUARGA KAMI)

Pagi. Rutinitas seperti biasa, ke kantor masih telp siang hari..
Seperti biasa karena tidak mendapat parkir di BEJ maka mobil di parkir di CAFE BENGKEL.. SEMANGGI dngan jarak 1 km dari BEJ.
Sore jam 16.30 pulang kantor jalan kaki menuju parkir, sepanjang jalan suamiku merasa kaki tak dapat dilangkahkan. Leher terasa semakin kaku.. Keringat dingin bercucuran.. dingin dan lemas sekali seperti tak bisa bernafas.. Beliau berusaha mencapai tempat parkir dan berhasil masuk kedalam mobil.. (tidak sempat menghidupkan mobil.. Kaca tertutup semua.. Lampu hijet dinyalakan.. Pintu tidak dirapatkan. Dan sempat menghubungi saya untuk mengatakan "bunda, cepat kemari.. Ayah tidak kuat lagi"!
(Suamiku tipe orang yg tidak pernah mengeluh,, tidak ingin merepotkan orang, sangat mandiri..karena perantau dan biasa hidup susah)
Saya merasa pasti sesuatu terjadi....... Karena kenal betul kenal sifat beliau. Saya membutuhkan waktu kira2 setengah jam sampai di tempat kejadian.. Yang saya temukan beliau sudah hampir hilang kesadaran.. Baju basah kuyup seperti berendam dikolam air, muka pucat bagai mayat.. Saya berteriak2 minta pertolongan, yang kebetulan saat itu banyak supir2 sedang bersiap jemput majikannya. Orang2 berlari memberikan bantuan.. Baju kering.. Aqua.. Bahkan security membuatkan teh panas manis.. Dan memaksa suami saya untuk minum... Pikiran saya bekerja.. Saya butuh pertolongan orang yg ahli.. Saya telp sabahat kami seorang dokter di JBE.. Saya ceritakan kronologis kejadian.. Beliau memandu saya untuk menusuk ujung jari suami dengan benda tajam.. Apapun (waktu itu kuku jari tangan saya) supaya suami saya terkejut dan membuat kesadaran tidak betul2 hilang2.. Ajak bicara terus.. Dan segera bawa ke rumah sakit terdekat... Pilihan cuma ada dua Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) atau Rumah Sakit Jantung Harapan Kita (RSJHK). Minta lakukan EKG..tensi darah.. Itu yang harus saya lakukan segera. Pilihan saya ke RSJHK karena arah ke selatan macet.

Sepanjang perjalanan.. Saya mengajak bicara terus.. Mengendorkan ikat pinggang.. Kami sampai di rumah sakit.. Kebetulan brankar sedang kosong, jadi saya
dibantu security rumah sakit tersebut mendorong ke UGD dengan kursi roda. Sampai di UGD suasana hiruk pikuk dan kebetulan hari itu UGD sangat penuh.. Suami saya ditolak.. Karena dilihat masih dapat duduk di kursi roda.. dianjurkan untuk ke poli umum saja.
Saya mengikuti saran ahli medis.. Saya antar suami ke poli umumnya dan sudah tutup, rasanya. sakit seperti tidak diperdulikan.
Tapi.. Allah itu maha penyayang,, CAMPUR TANGAN ALLAH mulai tampak nyata di hadapan saya.. Seorang dokter sudah senior tiba2 ada di hadapan saya (sepertinya selesai praktek) Beliau tanya Ada apa? Saya ceritakan apa yang terjadi.. Beliau mengajak saya kesebuah ruangan praktek dan mulai melakukan pemeriksaan lengkap.. Muka beliau sangat terkejut begitu membaca hasil EKG. Dunia bagai kiamat waktu beliau mengatakan "Suami Ibu terkena Serangan Jantung Koroner"! Harus segera penanganan intensif.. Saya mengatakan UGD penuh. Beliau katakan TIDAK ADA PILIHAN LAIN HARUS KE UGD SEKARANG JUGA.. Beliau membuat REKOMENDASI URGENT.. Katakan saja dari DR.AULIA SANI (ternyata beliau mantan Direktur RSJHK). Yang tadinya kami ditolak.. Kemudian diterima Di UGD walau harus dirawat di kamar yang betul2 penuh hari itu. Disitu melihat orang datang dengan keadaan sudah meninggal karena terlambat sampai di RS. Saat di UGD tidak pernah satu tenaga medis yg menanyakan jaminan apapun kepada saya (Ternyata ITULAH MOTO RS tersebut, Tindakan Dahulu........ Uang baru Nomor Berikutnya)

Dokter Aulia turun tangan langsung, didampingi dokter Robert dokter Jaga UGD saat itu.. Suamiku di tangani seksama.. 1 jam berkutnya aku dipanggil ke ruangan dokter2.. Disana sudah ada dokter Aulia & Robert..
Beliau menjelaskan kondisi suamiku yang sebenarnya.. Dan mereka bertanya apa yang terjadi 1 minggu kebelakang sebelum suamiku kena serangan jantung hari ini. Aku cerita rangkaian kejadian.. Beberapa Malam yang kami kira masuk angin...
Beliau katakan PADA MALAM2 ITU SEBENARNYA JANTUNG SUDAH TERKENA SERANGAN WALAUPUN RITME KECIL.. TAPI SUDAH ADA BEBERAPA KOMPONEN JANTUNG YANG MELEMAH.. hingga saat serangan dahsyat datang.. langsung mengganggu dan RUSAK..

Rupanya itu belum selesai.. Dokter minta saya berdoa banyak... 3 jam berikutnya adalah MASA PENENTUAN.. karena akan datang serangan KEDUA yang maha DAHSYAT sementara akibat dari serangan pertama.. ada pembuluh yang rusak..biasanya orang jarang selamat.. karena faktor TIDAK MENGERTI.. DAN TIDAK DITANGANI DENGAN TEPAT.
Mereka mengatakan FUNGSI JANTUNG suamiku untuk sementara diganti dengan MESIN PACU JANTUNG. Mudahan2 ini dapat membantu bertahan. (waktu serangan pertama, dada belum terasa sakit). kira2 jam 21.00 suamiku mengalami Serangan Jantung Kedua yang membuat denyut jantung berkisar 40.. (padahal normal 70) jam 11.00 suamiku langsung di masukan ke ICU karena kondisi kritis.. dada sakit hebat.. sesak tidak dapat bernafas..( pada saat itu aku hanya bisa menangis.. bingung.. sendiri)

Allah banyak membantu kami .. aku banyak bertemu orang yang senasib sepertiku.. yang mereka sudah ada di RS tersebut berbulan2 lamanya. Aku bertemu dokter2 hebat yang baik hati dan banyak memberi pertolongan penjelasan yang mudah aku mengerti.. dorongan dan suport dari semua teman keluarga dan sahabat dari luar daerah dan luar negeri yang membuat aku berkata "AKU HARUS KUAT..SUAMI MEMBUTUHKAN AKU & ANAK2 BUTUH AKU ")

Pasangan hidupku terbaring lama 20 hari di ICU dengan keadaan semakin drop,,, sementara dokter2 benar-benar mempersiapkan tindakan yg paling tepat. Hari ke 20 dipersiapkan katerisasi dipimpin Dr. Kaligis (tindakan medis mengalirkan cairan putih (kontras) ke dalam semua pembuluh jantung untuk mencari dimanakah sumber penyumbatan akibat KOLESTEROL dan pembalonan di lokasi penyumbatan diiringi pemasangan STAND / RING sesuai panjang sumbatan.(Tindakan seperti ini sangat MAHAL) hingga bila terjadi penyumbatan lebih dari tiga buah dokter2 menganjurkan untuk BY PAS yg kesempatannya fivety-fivety. (harga RECOVERY sebuah jantung sakit itu sama dengan harga sebuah rumah atau mobil mewah).

SAYANGILAH JANTUNG ANDA...

Tapi itu belum seberapa.... Pasangan hidup kita... akan memulai masa penyembuhan. ., dengan banyak memerlukan perhatian, makanan, kasih sayang yang lebih banyak dari semula.. kesabaran yang tak TERHINGGA.. karena mereka mulai sehat dengan proses kepercayaan diri yang hilang,,, dan sifat yang berubah
180 derajat, sangat sesintif dan mudah tersinggung. itu semua PROSES.. yang kita sebagai pasangan hidup tidak pernah tau kapan berakhirnya. ...anggap itu semua IBADAH.

SARANKU..

HINDARI MAKANAN DG LEMAK TINGGI .. .....

Sekali2 cobalah datang ke RSJHK.. disana terlihat pasien jantung koroner mulai di usia diatas 25 thn..

Diatas umur 30 kita sudah terkena resiko pengentalan darah. Perempuan jika masih haid terlindungi dari penyakit jantung karena memiliki HORMON.

Jika di masa subur wanita terkena sakit jantung.. itu adalah cacat bawaan seperti kebocoran KATUP & KLEP.

Berolah raga yang ringan saja... DIANJURKAn berjalan kaki pagi hari Ø 3 km atau berenang. Hindari olahraga yang menguras tenaga jika dari dulu kita bukan
pencinta olah raga tersebut. Olah raga yang menguras tenaga memacu ADRENALIN,

Makan banyak SAYUR dan BUAH untuk menghancurkan KOLESTEROL jahat di tubuh kita.

Hindari Rokok walaupun pasif....

Mulailah Hidup Sehat sebelum terlambat.. karena keluarga masih membutuhkan kita.

Insya Allah berguna dan bermanfaat.


Serangan Jantung dan kebiasaan Minum Air Panas/hangat....

Artikel ini berguna untuk semua.

Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!.
Secara logik...., mungkin ada kebenarannya. Orang-orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan... dan bukannya air ES. Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas / hangat sewaktu menikmati hidangan!!!!
Kita tidak akan kehilangan apa-apa... malah akan mendapat faedah dari kebiasaan ini.
Kepada siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda baca. Memang enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal !!
Walau bagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak yang baru kita makan. Ia akan melambatkan proses pencernaan kita.
Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.
Jalan terbaik...adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/hangat selepas makan.


Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!

Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa pada tangan sebelah kiri.

Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda. Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada serangan pertama serangan jantung.

Keletihan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya. Malah 60% pengidap SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur.
Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.

Lebih banyak kita tahu, lebih cerah peluang kita untuk terus hidup...
PAKAR SAKIT JANTUNG berkata, jika semua orang yang mendapat e-mail ini menghantar kepada 10 orang yang lain, beliau yakin akan dapat menyelamatkan satu nyawa. Baca ini.... ia juga mungkin dapat menyelamatkan nyawa anda!!!!.

**Jadilah teman yang setia dan teruskan menghantar artikel ini kepada teman-teman yang anda sayangi..... !!!!

copaz milist tetangga


Halaman :  1  [2] 


# 11 - Reply : 24.Nov.2009 23:27



Joni Ang
 
Bagansiapiapi

Total post : 247



Kamis, 19/11/2009 16:23 WIB
Pengobatan Baru untuk Jantung Koroner
Vera Farah Bararah - detikHealth

Jakarta, Selama ini orang hanya tahu pengobatan untuk jantung koroner adalah dengan cara operasi by-pass, menggunakan stent (cincin kawat) dan balon. Tapi kini ada alternatif lain yaitu dengan melakukan balon yang di dalamnya ada obat (drug eluted baloon/DEB).

Pada intinya semua pengobatan yang ada untuk jantung koroner berfungsi untuk memperlebar jalur arteri (pembuluh darah) sehingga aliran darah bisa kembali lancar. Dengan metode DEB, maka pembuluh darah bisa melebar kembali dengan bantuan balon dan obat (paclitaxel) yang terkandung di dalamnya, obat ini akan terserap dengan cepat dan mencegah timbulnya kerak baru.

"Angka kekambuhan jika menggunakan balon saja sebesar 30 sampai 50 persen, dengan menggunakan stent sebesar 15 sampai 20 persen sedangkan jika menggunakan DEB maka angka kekambuhannya hanya 1 digit sekitar 5 persen saja," ujar Prof. Dr. dr Teguh Santoso, SpPD, KKV, SpJP, FIHA, FACC, FESC dalam acara seminar pengobatan penyakit jantung koroner dengan teknik 'Sequent Please', di RS Medistra, Jakarta, Kamis (19/11/2009).

Jika menggunakan DEB, balon yang dimasukkan dengan menggunakan kateter akan mengembang selama 30 detik di daerah pembuluh darah yang menyempit lalu obat yang ada di dalamnya akan meresap ke pembuluh darah. Dalam waktu 10 detik obat akan terdistribusi di pembuluh darah. Teknik ini tidak menimbulkan efek samping ataupun peradangan dan obat pengencer darah yang harus dikonsumsi pasien hanya 3 bulan saja.

"Jika menggunakan stent, waktu rilisnya lama dan dosis obat yang digunakan sedikit. Sedangkan dengan DEB waktu yang butuhkan lebih cepat dan dosis obatnya bisa lebih besar," ujar Martin Unverdorben, Medical Doctor dan Corporate Vice President Scientific Affairs BBraun.

Teguh mengungkapkan di Asia kasus yang banyak terjadi adalah adanya penyumbatan pembuluh darah kecil dan untuk mengatasinya paling efektif jika menggunakan teknik DEB. Karena stent terkecil berukuran 2,25 mm saja dan tidak bisa menjangkau semua daerah pembuluh darah seperti percabangan atau daerah pembuluh darah yang panjang.

Selain itu jika menggunakan stent tidak semua bagian terpapar obat, seperti pada celah-celah stent tidak terdapat obat sehingga memungkinkan timbulnya kerak kembali. Sedangkan pada DEB distribusi obat merata dan tidak meninggalkan apapun di dalam pembuluh darah sehingga mencegah terjadinya trombosis (pembekuan darah).

"Biasanya jika setelah 6 bulan semua berjalan dengan baik dan tidak ada masalah, maka seterusnya juga akan tetap baik," ujar dokter yang mendapat gelar Doktor dan Profesor dari FKUI ini.

Pengobatan untuk penyakit jantung koroner bersifat 'spot treatment', artinya semua pasien yang telah mendapatkan pengobatan harus melakukan perubahan gaya hidup atau perilakunya agar tidak terjadi penyempitan kembali di tempat lain. Salah satunya adalah dengan berhenti merokok, karena penderita jantung koroner di bawah usia 40 tahun hampir semuanya adalah perokok.



# 12 - Reply : 02.Sep.2016 14:33



MMC Surabaya RO
 
Surabaya

Total post : 8

Selamat siang perkenalkan kami perwakilan Mahkota Medical Centre Surabaya Rep Office. kami adalah salah satu perwakilan di jawa timur. kami siap membantu dan memberikan:
1. informasi seputar mahkota dan malaca malaysia
2. informasi fasilitas & kesehatan
3. Appoitment dokter dan arange perjalanan sampai akomodasi
4. Second opinion langsung dari Dokter kami.
5. Mempermudah Claim Asuransi.
Semua pelayanan ini FREE of Charge walaupun hanya untuk bertanya atau sekedar second opinion dari Dokter lain kita siap membantu .Jika Membutuhkan infomasi tentang Mahkota Medical Centre Melaka Malaysia silahkan hubungi kantor perwakilan kami....
More info
Surabaya Representative Office
Mahkota Medical Centre
Jl. Barata Jaya XIX / 31C
Surabaya 60131 - Indonesia.
WA : +6281 331777697
Line: +6281 4026 2166
Mobile: +6283 8300 28050
Phone : +6231 5020588 / 5026505
Email : mmcsurabayaoffice@gmail.com
Fb : https://www.facebook.com/mmc.surabaya
http://mahkotamedicalcentresurabayaoffice.blogspot.co.id/


Halaman :  1  [2] 

 



BON is providing basic human rights such as freedom of speech. By using BON, you agree to the following conditions :
 - Use this site at your own risk and it is not the risk of the owner or the webhost
 - If you do not agree to these terms, please do not use this service or you will face consequences
USING THIS SITE INDICATES THAT YOU HAVE READ AND ACCEPT OUR TERMS.
IF YOU DO NOT ACCEPT THESE TERMS, YOU ARE NOT AUTHORIZED TO USE THIS SITE