Sekilas tentang profile kota Bagansiapiapi dan sekitarnya.
Kenali BON lebih dekat
Butuh bantuan ?

 

  • Group BON @ facebook
  • Gallery
  • kongkow
  • event
    
 

FORUM : Sesama BON-er BON Lounge

 Topic umum : Hollywood berhenti mengedarkan film di indonesia
    Share


Moderator : MonMonMeery Ciangdratina

Topic Created : 19.Feb.2011 00:38    View : 9221    



LandY ChuA
[VM]
Medan

Total post : 1950

akarta - Kabar mengejutkan datang dari bisnis perfilman di Indonesia.

Industri film terbesar di dunia Hollywood memutuskan untuk berhenti mengedarkan produksi film mereka di Indonesia.

Artinya tidak akan ada lagi film asing yang diputar di bioskop-bioskop Indonesia. Hal tersebut dikatakan Juru Bicara 21 Cineplex Noorca Masardi saat berbincang dengan detikhot via ponselnya Jumat (18/2/2011) malam.

Menurut Masardi aksi mereka dilatarbelakangi kebijakan pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bea Cukai yang memberlakukan beban bea masuk atas hak distrimusi film impor. Ini artinya pemerintah menambah beban biaya film asing yang ingin masuk ke Indonesia.

Tindakan mereka menentang kebijakan baru dari Dirjen Bea Cukai yang membebankan bea masuk atas hak distribusi film impor. Karena menurut mereka itu adalah itu sesuatu tidak lazim dan tidak pernah ada di industri film mana pun di dunia kata Masardi.

Marsadi menjelaskan secara mudah sebelumnya ada 3 tentuan produsen film asing yang ingin menayangkan filmnya di bioskop Indonesia.

Pertama mereka harus membayar bea masuk barang berupa copy pita film ke Indonesia. Pajaknya berupa PPh dan PPn sebesar 2375 persen dari nilai barang.

Setelah ditayangkan dibioskop mereka harus membayar PPh (Pajak Penghasilan) dari keuntungan eksploitasi film mereka yang diputar di Indonesia lanjutnya.

Ketiga produsen film tersebut juga ada beban pajak tontotan terhadap Pemerintah Kota atau Kabupaten. Besarnya 10 sampai 15 persen dari keuntungan penjualan tiket.

Itu wajar. Sekarang yang tidak wajar adalah pemerintah membebankan pajak baru berupa bea masuk atas hak distribusi yang besarnya sama 2375 persen atas nilai barang. Ini tidak ada di negara mana pun jelasnya.

Maka itu selama pihak Dirjen Pajak tetap memberlakukan pajak tersebut Hollywood tidak akan mengedarkan produksi filmnya di Indonesia. Ini akan selama-lamanya selama Pihak Dirjen Pajak Tidak lunak papar Masardi.

Keputusan Hollywood tidak lagi mengirimkan produksi filmnya mulai Kamis (17/2/2011) kemarin. Sedangkan film yang sudah terlanjur di putar akan ditarik dari peredaran.

Dc. forum
-



Halaman :  [1]  2 


# 1 - Reply : 19.Feb.2011 01:00



Willyanto
[VM]
Bagansiapiapi

Total post : 640

Distribusi Film Eropa, Mandarin dan Bollywood Juga Distop ke Indonesia

Jakarta - Penerapan peraturan baru tentang impor film asing yang dilakukan Dirjen Pajak juga berpengaruh kepada peredaran film Eropa, Mandarin, dan India atau Bollywood. Pihak importir film Indonesia ogah mendatangkan film-film tersebut.

Ikatan Perusahaan Film Impor Indonesia (IKAPIFI) mengamini langkah Hollywood menghentikan pasokan film ke Indonesia. IKAPIFI pun akan berhenti mengimpor film dari Eropa, Mandarin, India dan film-film dunia lainnya.

"Karena yang mereka impor itu bukan hanya film Hollywood saja, tapi film Mandarin, India, dan lain-lain. Semua film di dunia, termasuk film independen. Film-film itu akan terkena pajak seperti itu juga," kata Juru Bicara 21 Cineplex Noorca Masardi saat berbincang dengan detikhot via ponselnya, Jumat (18/2/2011) malam.

Mewakili 21 Cineplex, Noorca mengaku prihatin dengan kebijakan Dirjen Pajak. Namun ia tidak lantas menyahkannya, Noorca dan teman-temannya di IKAPIFI hanya bisa berharap Dirjen Pajak bisa mendengarkan keinginan dari Motion Pictures Association (MPA).

"Menghadapi hal seperti ini, kami merasa sangat prihatin. Hanya berharap dan berdoa, mereka datangkan kembali. Tapi kami juga berharap Dirjen Pajak dalam hal ini bea cukai meninjau kembali keputusannya," papar Noorca.

source : detik.com

# 2 - Reply : 19.Feb.2011 10:22



CrazyHuang
[VM]
Medan

Total post : 319

ci landy angkanya gak salah yah ?? 2735 ?? yg saya baca barusan 23,75% loh..

# 3 - Reply : 19.Feb.2011 10:58



Anton Hung
[VM]
Jakarta

Total post : 1906

jualan dvd bajakan bakal laris manis neh

# 4 - Reply : 19.Feb.2011 15:35



CK47
[VM]
Bagansiapiapi

Total post : 996

terpaksa d nonton di singapore.. pantat bakalan sakit nich.. gak bisa bayangkan mafia pembajak film pasti lg pesta meriah.. dirjen pajak bakalan dapat big fat angpao dari bos mafia pembajak DVD..

kok pemerintah kita makin mirip sama pemerintah junta militer Myanmar dan pemerintah Kim Jong.. makin gak sayang rakyat..

# 5 - Reply : 19.Feb.2011 22:29



David Chen
[VM]
Jakarta

Total post : 1038

ahhhh ngak pusing.. jarang nonton di bioskop gini

biasanya kalo lagi pengen nonton apa tinggal download

tapi aya aya wae itu peraturan..

# 6 - Reply : 20.Feb.2011 11:05



ahong
[VM]
Jakarta

Total post : 1183

pajak dari nilai barang copy masternya ya murah la...

asal jgn dari nilai produksi filem tersebut.., kl produksinya 100jt usd wahhhh, tambah semangat tuh pemerintah.. dapet jatah KKN lagi lebih gede

# 7 - Reply : 21.Feb.2011 11:45



long ah
 
Jakarta

Total post : 155

wa gak efek wa jarang nonton

# 8 - Reply : 21.Feb.2011 14:18



LandY ChuA
[VM]
Medan

Total post : 1950

sama gue jg gak ngefek soalnya tmpt gw gk ada bioskop..

nah kalao nah klo koko anton , koko ahong, koko david , koko huang ,koko wilyanto, koko ck , mereka ngaruh banget tuh... tiap malam mggu mainnya ke bioskop ama selingkuhan msg2.. ~

# 9 - Reply : 22.Feb.2011 00:21



CrazyHuang
[VM]
Medan

Total post : 319


quote komentar : LandY ChuA - Tgl : 21.Feb.2011 14:18
sama gue jg gak ngefek soalnya tmpt gw gk ada bioskop..

nah kalao nah klo koko anton , koko ahong, koko david , koko huang ,koko wilyanto, koko ck , mereka ngaruh banget tuh... tiap malam mggu mainnya ke bioskop ama selingkuhan msg2.. ~

 


ngajak ribut yah tante... moso selingkuhan ke bioskop.. mana enak..

enaknya di kamar tau..
ngiler dot com~

# 10 - Reply : 22.Feb.2011 08:03



David Chen
[VM]
Jakarta

Total post : 1038

buahahahahha.. sis landy.. ane ngak punya selingkuhan.. sis landy mau ngak?? mumpung belom pernah, dan sis landy jadi yang pertama wakakkakaa

gue ngak betah kalo nonton di bioskop.. terakhir, udah agak lama.. nonton piranha 3D bareng salah satu bro di sini.. hehehehe


Halaman :  [1]  2 

 



BON is providing basic human rights such as freedom of speech. By using BON, you agree to the following conditions :
 - Use this site at your own risk and it is not the risk of the owner or the webhost
 - If you do not agree to these terms, please do not use this service or you will face consequences
USING THIS SITE INDICATES THAT YOU HAVE READ AND ACCEPT OUR TERMS.
IF YOU DO NOT ACCEPT THESE TERMS, YOU ARE NOT AUTHORIZED TO USE THIS SITE